Sabtu, 10 September 2016

Ciri-ciri Kambing Qurban Pilihan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

Dalam penanggalan islam, bulan September 2016 ini merupakan bulan Dzulhijjah 1437 H. Ada hari besar agama islam yang jatuh pada bulan Dzulhijjah ini, yaitu Idul Adha. Hari Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah, atau dalam penanggalan nasional adalah tanggal 12 September 2016. Itulah sebabnya Hari Senin 12 September 2016 tanggalnya merah, hehe.
Kambing qurban / gambar via wikimedia.org
Hari raya Idul Adha disebut juga Idul Qurban atau lebaran haji. Karena memang tanggal 10, 11, 12 dan 13 Dzulhijjah di setiap tahunnya, umat islam disunnahkan untuk berqurban, mulai dari qurban unta, sapi ataupun kambing.

Awal mula qurban

Sejarah ibadah qurban diawali ketika Nabi Ibrahim AS mendapatkan mimpi untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail. Mimpi Nabi merupakan wahyu dari Allah Ta'ala yang harus dipenuhi. Padahal ketika itu, Nabi Ibrahim lagi senang-senangnya mempunyai anak setelah penantian yang panjang.

Karena iman dan takut akan siksa Allah Ta'ala, Nabi Ibrahim pun melaksanakan isyarat dalam mimpinya untuk menyembelih sang anak, Nabi Ismail. Sementara itu, Nabi Ismail dengan kesabarannya yang besar, pasrah kepada Allah Ta'ala atas wahyu yang didapat sang ayah.

Dalam keadaan gelisah bercampur cemas dan ketika pisau sudah didekatkan ke leher Nabi Ismail, Allah Ta'ala memberi domba yang besar sebagai ganti untuk disembelih, sehingga Nabi Ismail tak jadi disembelih. Peristiwa ini merupakan ujian dari Allah Ta'ala pada Nabi Ibrahim AS. Allah Ta'ala menguji Nabi Ibrahim lewat anak yang benar-benar ia cintai.

Qurban merupakan ibadah yang diwujudkan sebagai rasa syukur kepada Allah Ta’ala dan melaksanakan sunnah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam, yang bersumber dari peneladanan Nabi Ibrahim AS dalam melaksanakan perintah Allah Ta'ala, berupa ujian untuk menyembelih sang anak, Nabi Ismail.

Ciri kambing Qurban Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam adalah teladan yang baik bagi seluruh umat islam, termasuk dalam hal berqurban. Ketika berqurban kambing, sudah pasti Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam memilih kambing yang benar-benar baik dan berkualitas. Lantas, bagaimakah ciri-ciri kambing pilihan beliau?

Untuk menjawab hal tersebut, perhatikan hadist berikut ini. “Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam memotong unta dengan tangannya sendiri sambil berdiri. Di kota Madinah, beliau memotong dua ekor kambing Kibasy yang amlahain.” (HR. Imam al-Bukhari ra dan termaktub dalam Shahihnya, nomor 1551)

Berdasarkan hadits di atas, apa makna Kibasy yang amlahain?

Al-Amlah artinya putih tanpa campuran. Al-‘Iraqi mengatakan, “Yang benar adalah putih dan hitam. Namun putihnya lebih banyak.” 

Berdasarkan penjelasan Syaikh Abu Bakar bin Jabir al-Jazairi, “Hewan qurban paling utama adalah kambing Kibasy yang bertanduk, jantan, putih bercampur hitam di sekitar mata dan kakinya. Karena ciri-ciri seperti itulah yang disukai oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam dan beliau berqurban dengannya.”

Aisyah Radhiyallahu ‘Anhuma mengatakan, “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam berqurban dengan Kibasy yang bertanduk, kaki-kakinya hitam, dan ada warna hitam di sekitar kedua matanya.” (HR. Imam at-Tirmidzi)

Nah, sudah paham kan ciri-ciri kambing qurban pilihan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam? Jadi, jangan salah pilih ya nanti :)

Wallahu A'lam Bishawab
Ciri-ciri Kambing Qurban Pilihan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Melati Oktaviani
 

Top