Jumat, 22 Juli 2016

Bermain Game dalam Pandangan Islam

Di dunia ini banyak sekali yang tahu tentang game, dari dulu hingga sekarang sudah ada permainan. Permainannya pun semakin modern dan semakin unik dari masa ke masa. Jika dahulu permainan tidak membutuhkan listrik dan memaksa pemainnya untuk bergerak, tapi sekarang memainkan permainan bisa hanya dengan dua tangan saja melalui gadget.

Yang sedang booming sekarang ini adalah permainan Pokemon Go. Permainan ini bisa dimainkan di gadget dan mengharuskan pemainnya untuk berjalan bahkan hingga jauh ke tempat-tempat tertentu untuk menangkap Pokemon. Lalu, bagaimana Islam memandang tentang bermain game ya?
Bermain game / Gambar via screenrant.com
Islam adalah agama yang mudah dan agama yang mengerti tentang manusia. Islam memperlakukan manusia dengan baik. Islam memberikan kebebasan dalam menikmati hidup, dan bermain game merupakan salah satu cara menikmati hidup.

Mengenai hal ini ada sebuah kisah, seorang sahabat Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bernama Hanzalah. Hanzalah ketika berada di depan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam selalu tunduk taat pada beliau, matanya selalu sembab bekas menangis, ia selalu serius, hatinya selalu berdzikir.

Namun ketika di rumah, perangainya berubah, ia tak lagi seperti itu tapi ia langsung berubah sifat menjadi bercanda. Ia mencandai anak istrinya seolah lupa bahwa sebelumnya ia menangis. Hal tersebut juga dialami oleh Abu Bakar, dan menangani hal ini, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam mendatangi keduanya.

Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, "Demi Dzat yang aku berada di tangan-Nya, jika kalian tetap seperti dalam kondisi ketika kalian bersamaku, atau seperti ketika kalian berdzikir, maka malaikat akan menyalami kamu sekalian di tempat-tempat tidurmu dan di jalan-jalanmu. Akan tetapi, wahai Hanzhalah, semuanya ada waktunya. Itu beliau ucapkan sebanyak tiga kali." (HR. Muslim)

Maksudnya, kita harus tahu waktu. Mencari ketenangan, menghilangkan stres, menghibur diri, boleh-boleh saja. Layaknya bermain game, boleh saja dilakukan asalkan tugas dan kewajiban kita tidak terlupakan, terutama tugas dan kewajiban beribadah kepada Allah Ta'ala.

Wallahu a'lam bishawab.
Bermain Game dalam Pandangan Islam Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top