Selasa, 19 Juli 2016

Apa itu Laringitis? Inilah Penyebab, Gejala, dan Solusi Mengatasinya

Pernah mengalami serak? Biasanya ketika flu, batuk dan pilek, serak datang tiba-tiba. Ketika serak, tenggorokan menjadi sakit, bahkan hanya untuk mengucapkan sepatah dua patah kata saja sakit.

Serak terkadang sering kita remehkan, bahkan kita hanya menunggu waktu hingga serak itu hilang sendiri. Tapi, apabila serak itu bertambah parah hingga menyebabkan tak bisa keluarnya suara, tentu ini masalah yang tak bisa disepelekan bukan?
Laringitis / Gambar via mismejoresremedioscaseros.com
Berbicara mengenai serak, mungkin bisa kita menyinggung mengenai laringitis. Laringitis merupakan kondisi dimana pita suara membengkak, sehingga suara menjadi serak. Pita suara merupakan lipatan membran mukosa pada laring. Ketika meradang, udara yang melewati pita suara dapat menyebabkan suara parau. Ini bisa bertahan selama 2-3 minggu, bahkan ada yang lebih lama dan biasanya disebut laringitis kronis.

Laringitis bisa terjadi pada orang yang profesinya banyak membutuhkan bicara, seperti penyiar radio, penyanyi, pemimpin barisan yang sering berteriak. Selain itu, orang yang sering terpapar asap rokok pun memiliki risiko terkena laringitis.

Gejala utama laringitis adalah suara menjadi berat, serak, hingga hilang. Selain itu, ada batuk kering, sakit tenggorokan, demam, leher mendongak, hidung tersumbat, pembesaran kelenjar getah bening atau kelenjar di leher. Gejala lain bisa diakibatkan oleh alergi, infeksi, bronkitis, trauma, bahan kimia dan stimulator, pneumonia, serta Infeksi Saluran Pernapasan Atas Akut.

Jika laringitis masih tergolong rendah, bisa diobati dengan cara istirahat dan mengurangi porsi berbicara. Selain itu, konsumsi banyak air dan makan buah-buahan yang mengandung air, untuk mempercepat penyembuhan bisa mengkonsumsi obat dari dokter.

Dalam tingkat yang lebih bahaya, laringitis perlu ditangani oleh dokter spesialis. Karena, jika suara semakin serak, batuk darah, demam tidak membaik, dan sakit tenggorokan semakin parah, ini sangat memerlukan penanganan dokter. Karena jika tidak, dapat menyebabkan kehilangan suara total hingga kematian.

Mungkin kita mengira penyakit laringitis dan sakit tenggorokan itu sama, tapi keduanya berbeda. Laringitis lebih dominan disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur, akibat penggunaan suara berlebihan, bronkitis, dan pneumonia. Sedangkan radang tenggorokan disebabkan oleh gejala dari penyakit dari infeksi virus seperti flu, dan noninfeksi seperti sleep apnea.

Solusinya, jika laringitis sudah semakin parah, sebaiknya hubungi dokter. Dokter akan memeriksa apakah ini menyerang saluran pernafasan atas atau bukan. Lebih lanjut, dokter akan melakukan laringoskopi atau biopsi untuk mendiagnosis.

Jika pengobatan dilakukan di rumah, sebaiknya lakukan kontrol secara rutin. Konsumsi obat sesuai aturan dan jangan sampai menyisakan obat, karena biasanya jika sudah enakan obat tidak dikonsumsi lagi. Perbanyak minum air, konsumsi sup hangat, jangan konsumsi gorengan, serta gunakan penghangat di sekitar leher.

Pita suara juga anggota tubuh yang penting ya readers! Jadi harus dijaga baik-baik ya!
Apa itu Laringitis? Inilah Penyebab, Gejala, dan Solusi Mengatasinya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top