Senin, 20 Juni 2016

Kasihan! Anak ini tak Bisa Memeluk Ibunya karena Penyakit yang Diderita

Orang yang paling dekat dengan seorang anak adalah ibunya. Kedekatan ini terjalin sejak sang anak masih berada di dalam kandungan selama sembilan bulan. Ketika bayi baru dilahirkan pun harus segera diberikan kepada sang ibu agar anak terbiasa dengan ibunya.

Pelukan seorang ibu dapat menenangkan anak, membuat anak merasa nyaman, dan inilah bentuk kasih sayang dari seorang ibu kepada anaknya. Tapi, bagaimana jika anak tidak bisa menerima pelukan ibunya lantara penyakit yang diderita sang anak?
Phoebe dan Zoe Crowson / Gambar via real-fix.com
Dialah Phoebe Crowson, seorang anak berusia lima tahun yang tidak bisa merasakan kehangan pelukan sang ibu. Bukan karena sang bu tak ada untuknya, tapi karena penyakit langka yang diderita oleh Phoebe.

Phoebe terkena penyakit bernama recessive dystrophic epidermolysis bullosa (EB), yaitu penyakit yang menyerang sistem jaringan kulit. Kulit Phoebe akan dengan mudah terkelupas, memar, bahkan pendarahan jika bersentuhan dan bergesekan dengan benda lain.

Keluarga Phoebe sangat berhati-hati dalam merawat Phoebe. Bahkan, sang ibu ketika akan memeluknya pun harus sangat berhati-hati, atau jika tidak Phoebe bisa cidera.

Ketika tidur, Phoebe harus menggunakan sprei dengan bahan sutra murni. Ia pun tak bisa sembarangan memakai baju atau melakukan aktivitas seperti anak lainnya. Baru ketika ia melihat teman sebayanya, ia merasa berbeda dengan kondisi kulit yang dimilikinya.

Ketika Phoebe menanyakan mengapa kulitnya berbeda pada sang ibu. Zoe, ibu Phoebe, merasa amat terpukul. Bukannya ia tak berusaha menyembuhkan Phoebe, malah ia sudah berkonsultasi hampir dengan 50 dokter yang berbeda, tapi tak ada satupun yang dapat mengatasi penyakit Phoebe ini dengan alasan belum ada penelitian tentang penyakit tersebut.

Sebagai anak berusia lima tahun, Phoebe tak bisa menikmati masa kecil layaknya anak seusianya, yang masih senang bermain, berlari-lari, berguling-guling di pasir dan rumput. Karena jika hal itu terjadi, maka kulitnya akan rusak. Tapi, memar dan pendarahan sudah sering dialami oleh Phoebe.

Para dokter yang menangani Phoebe menyebut Phoebe dengan "Girl with skin as delicate as butterfly's wing" (Anak dengan kulit serapuh sayap kupu-kupu).

Sekarang ini, Zoe tengah mendirikan badan amal yang didedikasikan untuk Phoebe, yang bernama The Phoebe Research Fund. Dengan badan amal ini, Zoe berharap dapat mengumpulkan uang sehingga penelitian lebih lanjut atas kondisi Phoebe dapat dilakukan.

Kasih sekali ya readers! Semoga segera ditemukan obat untuk Phoebe ya.
Kasihan! Anak ini tak Bisa Memeluk Ibunya karena Penyakit yang Diderita Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top