Rabu, 18 Mei 2016

Kenapa tidak Boleh Bertanya Arti Mimpi Buruk? Ini Alasan Logisnya!

Semua orang pernah mengalami mimpi, bayi pun pernah bermimpi. Mimpi ini ada dua jenis, yang satu mimpi indah dan yang satu mimpi buruk. Keduanya tentu saja pernah kita alami.

Ketika dilanda mimpi, pasti kita bertanya-tanya apa maksud dari mimpi itu. Terlebih ketika kita mendapat mimpi buruk, kita mengartikan bahwa itu adalah sebuah pertanda. Tapi, menceritakan mimpi buruk itu sebenarnya tidak boleh. Ada alasan logis kenapa kita tidak boleh menceritakan mimpi buruk.
Ilustrasi mimpi buruk / Gambar via writerscafe.org

Inilah alasan logis kita tidak boleh menceritakan mimpi buruk :

  1. Ketika mendapati mimpi buruk, jangan pernah menceritakannya kepada siapapun. Cukup simpan oleh diri sendiri saja atau bisa ditulis sebagai karangan fiksi. Anggap saja seperti membuang sampah, ketika kita selesai langsung membuangnya ke tempat sampah tanpa berpikir panjang.

    Nabi Muhammad Shallalahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, "Jangan sekali-kali kalian menceritakan ulah setan yang mempermainkan diri kalian di alam mimpi." (HR. Muslim)
  2. Bisa saja mimpi buruk itu menjadi nyata ketika ditafsirkan oleh orang lain.
  3. Jin dapat mempermainkan kita dalam mimpi, tak heran jika jin membuat gambaran yang menakutkan dalam mimpi kita. Dari Abu Hurairah ra, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, "Mimpi itu ada tiga macam: bisikan hati, ditakuti setan, dan kabar gembira dari Allah Ta'ala." (HR. Bukhari 7017)
Itulah mengapa kita tidak boleh menceritakan mimpi buruk. Jangan sampai kita kehilangan akal sehat dan melakukan hal yang melenceng dari syariat Islam hanya karena mimpi buruk.
Kenapa tidak Boleh Bertanya Arti Mimpi Buruk? Ini Alasan Logisnya! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top