Sabtu, 16 April 2016

Perbedaan Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah

Asuransi yang ada di Indonesia banyak sekali dan nasabah tinggal memilih, dimana ia akan mendaftarkan dirinya sebagai nasabah. Asuransi juga tak hanya untuk manusia, misalnya pendidikan dan kesehatan, tapi ada juga asuransi untuk benda seperti asuransi kendaraan dan rumah.

Selain itu, di Asuransi Indonesia juga terdapat dua skema, yaitu asuransi konvensional dan asuransi syariah. Asuransi syariah lebih menekankan pada hukum Islam dalam menjalankannya. Perbedaan selengkapnya bisa kita lihat di bawah ini.
Asuransi / Gambar via ggosselin.com
Inilah perbedaan asuransi konvensional dan asuransi syariah :
  1. Bagi Hasil VS Bunga

    Asuransi syariah menekankan pada bagi hasil dalam hal investasi, sedangkan asuransi konvensional, hasil investasi dalam bentuk bunga.
  2. Tidak Semua Hal Bisa Diasuransikan VS Semua Hal Bisa Diasuransikan

    Dalam asuransi syariah, tidak semua hal bisa diasuransikan. Berbeda dengan suransi konvensional yang semua hal bisa diasuransikan. Hal ini akan mempengaruhi jumlah nasabah, karena dengan sedikitnya hal yang bisa diasuransikan akan membuat jumlah nasabah pun sedikit. Hal ini juga mempengaruhi keuntungan.
  3. Keuntungan Dibagi VS tidak ada Pembagian Keuntungan

    Dalam asuransi syariah, terdapat pembagian keuntungan karena adanya sistem bagi hasil tadi. Pembagian keuntungan berdasarkan atas kesepakatan yang telah ditentukan. Berbeda dengan asuransi konvensional yang tidak ada pembagian keuntungan, karena keuntungan sepenuhnya milik perusahaan.
  4. Share of Risk VS Transfer of Risk

    Untuk asuransi syariah, dikenal istilah share of risk. Maksudnya adalah nasabah dan pihak perusahaan asuransi akan menjalankan prinsip sharing risiko. Jadi, nasabah saling menolong untuk membagi risiko melalui jumlah premi yang dibayarkan.

    Sedangkan dalam asuransi konvensional, perusahaan asuransi menerima premi yang dibayarkan nasabah. Premi sepenuhnya menjadi milik perusahaan asuransi. Ketika terjadi klaim, maka perusahaan akan membayarkan premi tersebut, sedangkan jika tidak terjadi klaim maka premi akan hangus.
Itulah perbedaan dari asuransi konvensional dan asuransi syariah. Semua memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Untuk Anda yang ingin mendaftarkan diri sebagai nasabah asuransi, boleh memilih asuransi konvensional maupun asuransi syariah sesuai dengan kebutuhan Anda.
Perbedaan Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top