Kamis, 10 Maret 2016

Tata Cara Tidur dalam Islam

Semua orang butuh tidur. Bahkan, orang dewasa dianjurkan tidur minimal 6 jam dalam sehari. Tidur bertujuan untuk memulihkan tenaga dan kondisi manusia. Setelah bangun, maka tubuh akan segar kembali.

Tidur di dalam Islam juga tidak asal tidur. Ada tata cara dalam melaksanakannya, seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.
Tidur di sisi kanan / Gambar via kaheel7.com

Inilah tata cara tidur dalam Islam :

  1. Istirahat di pertengahan siang. Yaitu setelah sholat dzuhur atau sholat Jum'at.
  2. Tidur di awal malam setelah sholat isya' dan bangun di sepertiga malam untuk melaksanakan sholat sunnah tahajud.
  3. Jangan tidur sebelum sholat isya', karena dikhawatirkan akan kebablasan sampai pagi. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam juga tidak menyukai pembicaraan setelah isya'.
  4. Menutup pintu, mematikan lampu, dan menutup piring-piring. Hal ini selain menghindarkan diri dari kejahatan manusia, juga menghindarkan diri dari syetan.
  5. Berwudhu, karena dengan berwudhu kita mensucikan diri. Dan ketika dipanggil dalam keadaan tidur, kita masih dalam keadaan suci. Syetan pun tidak mau mendekati orang yang sudah berwudhu.
  6. Mengebuti tempat tidur tiga kali dengan ujung sarung dengan mengucapkan basmalah. Hal ini untuk mengusir serangga juga mengusir syetan yang ada di atas tempat tidur.
  7. Jangan tidur satu selimut antara laki-laki dan laki-laki dewasa, juga antara perempuan dan perempuan dewasa.
  8. Berbaring pada sisi kanan dengan telapak tangan berada di bawah pipi kanan. Posisi ini paling baik untuk manusia karena dengan itu, organ-organ di dalam tubuh bisa berada pada posisinya.
  9. Membaca ayat Kursi, surat Al Ikhlas, Al Falaq, Annas, dan dua ayat terakhir surat Al Baqarah sebelum tidur.
  10. Membaca do'a sebelum tidur.
Lakukanlah adab ini, insyaAllah segala keburukan ketika tidur bisa kita hindari dan kita mendapatkan manfaat dari tidur itu.
Tata Cara Tidur dalam Islam Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top