Jumat, 11 Maret 2016

Ngeri! Kisah Anak Lelaki yang Terjebak di Tubuhnya sendiri

Manusia hidup pastinya akan bergerak, berbicara, dan tentunya semua itu diawali dengan berpikir. Otaklah pusat pikiran, dan dari sana segala gerakan manusi ditentukan.

Apabila ada gangguan pada otak, terganggulah semua sistem yang ada dalam tubuh. Itulah mengapa melindungi otak itu sangatlah penting.
Martin Pistorius dan istrinya / Gambar via dailymail.co.uk
Berbicara masalah ini, ada sebuah kisah seorang anak laki-laki yang ia hanya dapat berpikir tanpa dapat menggerakkan tubuhnya. Ia terjebak di dalam tubuhnya sendiri. Yang dalam fisiknya ada, tapi seolah-olah tidak ada, hanya pikirannya saja yang berfungsi. Ia dijuluki sebagai Ghost Boy.

Ialah Martin Pistorius, seorang lelaki dari Afrika Selatan. Di usianya yang ke 12 tahun, ia mengeluhkan sakit pada tenggorokannya sepulang sekolah. Ia adalah anak lelaki berusia 12 tahun yang sehat, normal, dengan kehidupan yang normal juga.

Tapi, semenjak keluhan itu ia jadi berubah 180 derajat. Perlahan-lahan kondisinya melemah, ia kehilangan kemampuan berjalan, tak bisa berdiri, dan akhirnya sama sekali tak bisa berkomunikasi. Ketika ia diperiksakan ke dokter, dugaan dokter adalah Martin menderita penyakit degenerasi syaraf dimana ia memiliki kemampuan intelegensi setara bayi berusia tiga bulan.

Martin pun sudah divonis meninggal tak lama lagi. Namun hebatnya, ia dapat bertahan dalam kondisinya yang seperti ini dalam waktu 10 tahun. Selama bertahun-tahun, ia seperti hantu. 

Ia dapat mendengar dan melihat segalanya seperti biasa, tapi rasanya ia tidak benar-benar hadir di sana. Ia seperti tak terlihat. Begitu yang ia ungkapkan kepada reporter melalui alat yang membantunya berbicara melalui kata yang ia ketikkan di komputer.

Segala yang dilakukan Martin 100% merupakan bantuan orang lain. Orang lain juga yang memtusukan apakah Martin harus duduk, tidur, makan, atau minum. Dengan kondisinya yang seperti ini, orang tua Martin frustasi, bahkan ibu Martin pernah emosi kepadanya dan berharap ia mati.

Tapi, seorang terapis yang berada di tempat Martin dirawat, Vina Van Der Walt, memberi harapan baik bagi Martin. Ia menyadari bahwa Martin tidak 100% tidak peka pada sekitarnya, malah ia menunjukkan kepekaan yang lebih daripada orang lain.

Melalui Vina, Martin berangsur-angsur pulih. Ia kembali bisa melakukan gerakan, bisa berbicara, dan melakukan kegiatan sendiri meskipun masih harus duduk di kursi roda. Dan pada tahun 2009, ia menikahi Joanna, seorang wanita yang dikenalkan oleh saudara perempuannya. Ia juga bekerja sebagai web designer.

Dari kisah hidup Martin Pistorius ini, kita harusnya bisa mengambil pelajaran bahwa apa yang terjadi pada kita itu harus disyukuri. Jangan pernah berhenti bersyukur, karena segala sesuatu akan indah jika kita mensyukurinya.
Ngeri! Kisah Anak Lelaki yang Terjebak di Tubuhnya sendiri Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top