Sabtu, 06 Februari 2016

Cara Ampuh Menghadapi Anak Pemarah

Menjadi orang tua merupakan suatu tugas yang berat. Terkadang, anak bertingkah tak seperti yang diharapkan, mereka jadi pemarah, suka membantah, bahkan tidak mau mendengarkan perkataan orang tua.

Hal ini juga yang membuat orang tua menjadi stress dan akhirnya melakukan hal yang diluar kendali. Orang tua jadi marah-marah, melempar barang, bahkan memukul anak. Hal ini tentu tidak baik, tak hanya bagi anak tapi juga orang tua. Oleh karena itu, diperlukan cara menghadapi anak yang pemarah agar tidak menanggapinya dengan sikap kelewat batas.
Anak marah / Gambar via theworkingparent.com
Inilah cara ampuh menghadapi anak pemarah :
  1. Mengabaikan Kemarahan Anak

    Mengabaikan disini bukan berarti orang tua tidak peduli, tapi membiarkan anak marah dulu baru didatangi. Jika sang anak marah dan langsung didatangi, maka ia mengira marahnya menjadi pusat perhatian sehingga orang tua mendatanginya.

    Jadi setelah ia marah, barulah datangi dan katakan pada anak bahwa bukan karena marahnyalah orang tua mendatanginya, tapi ada hal yang perlu dibicarakan antara anak dan orang tua.
  2. Melatih Anak Mengungkapkan Isi Hatinya

    Memang sulit meminta anak untuk mengungkapkan isi hatinya. Bahkan sebagian anak mengungkapkan isi hatinya dengan berbagai hal, misalnya menggigit kuku, merobek baju, termasuk marah. Oleh karena itu, biasakan si anak untuk mau mengungkapkan isi hatinya.
  3. Jangan Menghukum Anak

    Kalau anak marah, biasanya orang tua ikut marah dan menghukumnya. Padahal hal itu seharusnya tidak dilakukan. Namun, berikan arahan dan nasihat padanya dan biarkan ia mengungkapkan kesalahannya.
  4. Memberikan Pujian

    Bukan pujian karena anak telah marah, tapi beri pujian ketika anak mengakui kesalahannya. Dengan begitu, si anak ketika merasa jengkel tidak akan langsung marah-marah.
  5. Berikan Pemahaman dan Hakikat Marah

    Tanamkan pada diri anak bahwa orang kuat bukan dilihat dari cara dia marah, tapi dari bagaimana ia bisa mengendalikan amarahnya. Buat juga cara menghadapi kemarahan anak, misalnya menyuruh anak mengungkapkan kemarahannya dengan menulis, atau hal lainnya.
  6. Tegas

    Memang orang tua sebaiknya tidak boleh menghadapi kemarahan anak dengan balik memarahinya, tapi terkadang lakukanlah penanganan dengan tegas. Ingat, tegas, bukan balik marah.
  7. Permainan Menahan Emosi

    Sebagai orang tua, lakukan cara-cara untuk dapat menahan anak. Misalnya memberikan bintang pada anak ketika ia berhasil menahan emosi, dan ketika sudah terkumpul lima bintang, orang tua bisa memberinya penghargaan.
Itulah cara untuk menangani anak yang pemarah. Anak itu titipan dari Allah Ta'ala, sebaiknya kita menjaga dan merawatnya. Anak yang baik, berasal dari didikan baik orang tuanya.
Cara Ampuh Menghadapi Anak Pemarah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top