Sabtu, 16 Januari 2016

Karakteristik Anak Menurut Al Qur'an

Anak merupakan harta paling berharga yang dimiliki oleh setiap orang tua. Anak juga menjadi penerus bagi orang tuanya. Orang tua akan merasa bangga ketika memiliki anak, terlebih jika anak tersebut adalah anak yang berakhlak baik.

Anak memiliki akhlak yang baik tak lepas dari didikan orang tuanya. Ketika orang tua mendidik dengan baik, mengajarkan segala hal yang baik, dan mencontohkan perbuatan yang baik, maka anak akan menirunya sehingga sang anak memiliki akhlak yang baik.

Sebaliknya, ketika orang tua cuek terhadap anak, tidak mencontohkan perbuatan yang baik, maka anak pun akan memiliki akhlak yang buruk. Di dalam Al Qur'an juga telah disebutkan beberapa karakteristik anak.
Keluarga muslim / 123rf.com
Inilah karakteristik anak menurut Al Qur'an :
  1. Anak sebagai Cobaan Hidup

    Semua orang tua mengharapkan anaknya terlahir dalam keadaan normal, namun Allah Ta'ala dapat menurunkan cobaan dengan memberikan anak yang lahir dalam kondisi yang tidak normal. Di sini, orang tua akan diuji, bagaimana mereka menerima karunia Allah Ta'ala ini. Namun jika sabar, Allah Ta'ala akan memberikan pahala yang besar bagi orang tua.

    Dalam Qs. Al Anfal ayat 28, Allah Ta'ala berfirman:  “Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.”
  2. Anak sebagai Musuh

    Anak juga dapat menjadi musuh bagi orang tuanya. Yaitu anak yang membangkang orang tua, melakukan perbuatan tercela, meninggalkan sholat, dan akhlak buruk lainnya. Tinggal bagaimana cara didikan orang tua agar anaknya tidak memiliki akhlak seperti ini dan tidak menjadi musuh bagi orang tuanya.

    Dalam QS. At Taghaabun ayat 14 Allah Ta'ala berfirman: “Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
  3. Anak yang Lemah

    Lemah di sini meliputi segala kelemahan, seperti lemah fisik, lemah mental, lemah wawasan hidup, lemah pengetahuan, dan sebagainya. Jangan selalu menakut-nakuti anak atau mencegahnya untuk melakukan sesuatu, hal ini dapat menjadikannya takut dan lemah. Bekali anak dengan nutrisi bagi tubuh, pengetahuan dan petuah yang baik agar ia tidak lemah.

    Sebagaimana firman Allah Ta'ala dalam QS. An Nisaa' ayat 9 : “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”
  4. Anak sebagai Hiasan Hidup dan Penyejuk bagi Orang Tua

    Inilah keinginan semua orang tua, anak yang baik, anak yang sempurna, secara lahir maupun batin. Kehadirannya yang ditunggu-tunggu membawa anugerah, bukan membawa bencana. Anak seperti ini pula yang dapat mengantarkan orang tuanya menuju surga Allah Ta'ala karena do'a anak sholeh dan sholehah.

    Allah Ta'ala berfirman: “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (Qs. Ali 'Imran: 14)

    Kemudian dalam Qs. Al Furqon ayat 74 : “Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri  kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”
Itulah karakteristik anak menurut Al Qur'an. Jadi, didiklah anak kita secara baik, contohkanlah perbuatan yang baik agar hidupnya kelak menjadi lurus. Baiknya hidup anak berdampak juga pada baiknya hidup orang tua.
Karakteristik Anak Menurut Al Qur'an Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top