Rabu, 23 Desember 2015

Inilah Cara Mengetahui Kita akan di Surga atau Neraka

Kehidupan di dunia ini hanya sementara, tak ada yang kekal. Sehebat apapun kita di dunia, kita pun akan mati dan meninggalkan segalanya.

Akhir dari kehidupan bukanlah ketika mati. Bahkan, mati adalah awal dari kehidupan. Setelah mati, kita akan ditentukan masuk ke surga atau neraka. Dua tempat yang menjadi tempat terakhir seluruh manusia untuk menerima balasan atas apa yang mereka kerjakan ketika di dunia.
Ilustrasi neraka dan surga / richscholar.com
Sudah pasti orang akan memilih menempati surga ketika sudah mati. Tapi, sudahkah amalannya cukup untuk menjadikannya penghuni surga?

Ada dua hal yang penting dimiliki oleh orang beriman, yaitu harapan dan takut. Berharap untuk menjadi pendukung kebaikan dan berakhir di surga, serta takut untuk menjadi pendukung keburukan dan masuk ke neraka. Dalam kehidupan, dua hal ini harus dilaksanakan secara seimbang agar kita senantiasa ada di jalan Allah Ta'ala.

Untuk menjadi penghuni surga, sangat berat cobaat yang dihadapi. Bagikan melewati jalanan terjal dengan berbagai rintangan dan godaan di sana. Misalnya saja, orang yang sangat sulit melaksanakan sholat tepat waktu hanya karena menonton film yang ia sukai.

Atau betapa pelitnya orang mengeluarkan sedekah hanya karena takut jika hartanya habis. Itulah salah satu dari sekian banyak godaan seorang muslim untuk menuju surga. Kita harusnya dapat melewati godaan seperti ini dengan selalu ingat kepada Allah Ta'ala.

Untuk mendapatkan keindahan seperti surga, seseorang harus mampu menjalani berbagai godaan dan rintangan. Jika dapat melewatinya, Allah Subhanahu wa Ta'ala akan memberikan tempat yang indah di surga.

Sebaliknya, bagi para penghuni neraka, Allah Ta'ala memberikan kenikmatan semu dunia. Terlihat bagus, menyenangkan, dan memikat mata. Hal yang seperti inilah yang menjadikan seseorang menjadi gila dunia hingga melupakan akhirat.

Contohnya, seseorang lebih suka pergi ke pesta daripada harus menghadiri ceramah di masjid. Padahal, jarak rumah ke tempat pesta dan jarak rumah ke masjid lebih jauh jarak ke tempat pesta. Tapi mereka lebih memilih pergi ke pesta meski banyak risiko bahaya lebih banyak.

Inilah godaan yang Allah Ta'ala berikan untuk para calon penghuni neraka. Dengan iming-iming kesenangan semu tersebut, mereka akan tergoda dan bahkan dengan mudah melupakan Allah Ta'ala. Yang seperti ini sebaiknya jangan ditiru.

Semoga kita semua bisa tetap menjaga nafsu kita dan tetap hidup di jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Aamiin.
Inilah Cara Mengetahui Kita akan di Surga atau Neraka Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top