Senin, 28 Desember 2015

Belajarlah Hidup dari Ikan Salmon

Ikan salmon terkenal sebagai ikan yang mahal. Mahalnya ikan salmon itu disebabkan banyaknya kegunaan dari ikan tersebut. Ikan salmon di restoran Jepang biasa disajikan mentah.

Selain gizinya yang tinggi, kemahalan ikan salmon juga dikarenakan perjuangan hidup ikan salmon yang sangat berat. Mereka berjuang untuk hidup melawan segala rintangan yang ada.
Kehidupan salmon / wdfw.wa.gov
Awalnya, salmon terlahir di air tawar. Dari banyaknya telur yang terlahir, hanya setengahnya saja yang berhasil menetas. Telur yang menetas ini dinamakan 'alevin', yang hidup berjuang diantara kerikil sungai memakan plankton.

Setelah makanan habis, alevin berkembang menjadi 'Fry' dan selanjutnya 'smolt' yang kemudian bergerak dari sungai menuju laut. Mereka pergi ke laut tanpa didampingi oleh orang tua mereka. Padahal, banyak ancaman yang ada di perjalanan mereka menuju laut, seperti singa laut, beruang, burung, juga manusia.

Salmon yang berhasil melalui ancaman tersebut akan sampai di laut dengan selamat. Mereka lalu berkumpul dengan koloni mereka, menjadi besar, dan siap untuk berkembang biak kembali.

Kehidupan mereka tak sampai di sini, ingat bahwa salmon dilahirkan di air tawar. Induk-induk salmon akan kembali berenang melawan arus menuju sungai dimana tempat ia dilahirkan. Padahal, banyak bahaya mengancam di sana, seperti beruang.

Hebatnya lagi, induk-induk salmon ini tidak makan. Mereka hanya menggunakan cadangan lemak. Karena itulah, tak semua berhasil melewati rintangan dan bahkan mati di tengah jalan karena kehabisan tenaga. Karena hal ini pula, bentuk fisik mereka berubah.

Sesampainya di sungai, ikan salmon lalu menggali lubang dengan kedalaman 25-30 cm untuk tempat menetaskan telur-telurnya. Sekitar 3000-8000 butir dikeluarkan oleh salmon betina dan kemudian dibuahi salmon jantan.

Kemudian lubang itu ditutup kembali dengan kerikil. Orang tua salmon itu akan tinggal beberapa hari di sekitar sarang tersebut sampai mati karena energinya habis. Bangkai ikan salmon akan dimakan oleh hewan seperti burung atau hewan lainnya.

Yang tidak dimakan oleh hewan akan membusuk dan menjadi pupuk alami di laut. Pupuk alami inilah yang menjadi makanan bagi plankton. Dan ketika anak-anak salmon menetas, plankton tadilah yang menjadi makanan anak salmon. Dan dimulailah siklus hdup salmon tersebut.

Waw! Penuh perjuangan sekali ya readers?
Belajarlah Hidup dari Ikan Salmon Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top