Jumat, 06 November 2015

Inilah Hukum Karma Menurut Islam

Seringkali kita mendengar istilah "hukum karma". Biasanya ketika kamu melakukan kesalahan, ada temanmu yang berkata, "Hati-hati, hukum karma itu ada loh!."

Menurut banyak orang, karma merupakan balasan. Apa yang kita lakukan kepada orang lain di waktu yang lampau akan menimpa kita pada masa depan. Lantas bagaimana agama Islam memandang hukum karma itu?
Memberi merupakan amalan yang baik / plus.google.com
Di dalam agama Islam, karma diartikan sebagai reaksi antara perbuatan baik dan buruk manusia. Segala perbuatan yang dilakukan manusia itu ada reaksinya di masa yang akan datang. Entah cepat atau lambat datangnya.

Untuk itu, amalan baik akan membawa efek wadhi yang baik pula. Sebagai contoh, seseorang senang bersedekah kepada kaum miskin. Ia juga senang berbagi kebaikan dan menolong orang. Maka oleh Allah SWT, rezekinya diperbanyak.

Begitu juga dengan amalan buruk, misalnya seseorang senang mencuri. Ia akan mendapat balasan tidak bisa naik jabatan di kantornya. Atau hal lainnya.

Itulah hukum karma. Jadi bukan hanya karena hukum karma, kita seharusnya melakukan segala sesuatu dengan baik. Jagalah tingkah laku kita dan perbanyak berbuat baik agar kelak kita mendapat balasan yang baik oleh Allah SWT.
Inilah Hukum Karma Menurut Islam Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top