Selasa, 10 November 2015

Batu-batu Luar Angkasa ini sangat Disakralkan

Hingga sekarang, belum ada luar angkasa atau planet lain yang sebagus bumi. Jika ditemukan, paling hanya mirip tapi masih memiliki kekurangan, seperti Mars misalnya.

Di luar angkasa tidak ada kehidupan. Di sana hanya ada bebatuan. Batu-batu yang ada di luar angkasa ini dapat sewaktu-waktu jatuh ke bumi. Dan beberapa batu luar angkasa yang jatuh ke bumi ini begitu disakralkan.

Inilah batu luar angkasa yang sangat disakralkan :
  1. Hajar Aswad

    Hajar Aswad merupakan batu hitam yang ada pada dinding Ka'bah yang menurut beberapa kalangan jatuh dari langit. Pada pembangunannya, batu itu diletakkan oleh Nabi Ismail, saat merenovasi Ka'bah dengan Nabi Ibrahim. Oleh Nabi Muhammad SAW, batu ini diletakkan di sisi timur Kabah, di tengah Masjidil Haram, Mekkah.
    Hajar Aswad / markazinayah.com
    Hajar Aswad kini menjadi halus akibat usapan dan ciuman dari para jamaah haji yang melakukan thawaf. Meski begitu, kita tahu bahwa Hajar Aswad bukanlah untuk disembah, hanya saja ini memiliki peranan penting dalam haji dan umrah.
  2. Thunderstone dari Ensisheim

    Pada tanggal 7 November 1492, seorang anak muda dari kota Alsatian, Ensisheim, melihat sebuah bola api yang jatuh di ladang gandum. Kemudian ia mengejarnya dan mendapati bahwa itu adalah batu. Orang-orang kemudian berbondong-bondong untuk mengambilnya.
    Thunderstone dari Ensesheim / meteorite-times.com
    Batu seberat 127 kg itu menjadi incaran para pencari souvenir dan berhasil diselamatkan seberat 55 kg. Karena hal itu, Kaisar Romawi Suci, Maximilian I, bergegas mendatangi batu tersebut. Ia percaya bahwa batu itu membawa pertanda baik bagi Kekaisaran dalam melawan Perancis dan Turki.

    Karena itu, batu tersebut dipakukan ke dinding yang ada di gereja lokal, mengikatnya dengan rantai agar tidak berkeliaran di malam hari. Dan sejarah mencatat bahwa Maximilian I sukses melakukan ekspansi wilayah yang kemudian dikendalikan oleh keturunannya.
  3. Liontin Raja Tutankhamun

    Liontin berbentuk kumbang milik Raja Tutankhamun / ca.news.yahoo.com
    Batu yang dipakai pada liontin Raja Tutankhamun berasal dari Kaca Gurun Libya, dimata letaknya berada di Gurun Barat Mesir. Liontin itu begitu halus dan diukir berbentuk kumbang. Daerah Kaca Gurun Libya pada 28 juta tahun yang lalu dihantam oleh asteroid sehingga meninggalkan bebatuan ini.
  4. Batu Emesa

    Batu Emesa / coinweek.com
    Pada tahun 218 - 222 M, di Romawi dipimpin oleh Kaisar Romawi Elagabalus. Pada masa itu, batu-batu dianggap suci dan dianggap sebagai dewa batu. Salah satu batu yang disakralkan adalah batu kerucut dari Emesa. Elagabalus menempatkan batu emesa ke dalam kereta yang ditarik oleh kuda-kuda putih pilihan.
  5. Meteorit Winona

    Pada tahun 1928, seorang arkeolog sedang menggali pemukiman bekas suku Sinagua yang ada sekitar tahun 1070-1275. Kemudian, arkeolog tersebut menemukan batu Winona, yang terbungkus rapi dan tertutup makam batu.
    Meteorit Winona / meteorites.com.au
    Batu ini merupakan batu besi besaryang membuat kawah di Arizona. Orang sekitar menggunakannya sebagai bahan pembuatan senjata dan kedatangannya begitu dihormati dan dijaga.
  6. Meteorit Pembunuh Sapi di Venezuela

    Pada tanggal 15 Oktober 1972, penduduk kota Trujillo, Venezuela, melaporkan bahwa mereka melihat cahaya terang di langit diikuti dengan suara keras seperti ledakan. Pagi harinya di pertanian El Tinajero, Dr. Arginiro Gonzales dan Juan Dionicio Delgado menemukan mayat sapi yang hampir terbelah dua akibat dari benda yang jatuh semalam.
    Meteorit Valera / mzb.com.cn
    Benda itu merupakan sebuah meteorit yang oleh masyarakat diberi nama Valera. Berat Valera hanya 757 gram, ia jatuh ke bumi dengan kecepatan tinggi dan berhasil membunuh sapi-sapi.
Itulah batu-batu angkasa yang sangat disakralkan oleh penduduk bumi. Menurutmu bagaimana readers?
Batu-batu Luar Angkasa ini sangat Disakralkan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top