Rabu, 08 Juli 2015

Hebat! Dalam 2 Jam, 3 Anak Muda ini Jadikan helm Sebagai Charger HP

Handphone, Smartphone bahkan Tab, saat ini telah menjadi kebutuhan penting manusia. Kemana-mana mereka menenteng gadget pintar tersebut. Ada yang memakainya untuk bekerja, bersosial media, sekedar foto selfie dan berbagai kebutuhan komunikasi lainnya. Memang asyik dan praktis menggunakan teknologi canggih tersebut, namun seiring canggihnya sebuah teknologi, maka akan membutuhkan sumber tenaga yang besar pula. Hal inilah yang membuat smartphone sering cepat habis baterainya. Sebel nggak sih kalau udah gitu? Mana lagi di jalan, nggak nemu sumber listrik, eh smartphone andalan malah lowbat.

Namun hal itu akan segera mendapatkan solusi. Berkat inovasi 3 mahasiswa berprestasi jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang, yaitu Syifaul Fuada, Feny Hananta P, dan Arya Kusuma yang berhasil menjadikan helm sebagai charger smartphone bertenaga surya. Baca : Ini cara mudah bedakan smartphone asli dan abal-abal

Inovasinya berupa helm yang bisa dijadikan charger smartphone bertenaga surya. Teknologi ini sangat cocok untuk kamu yang suka touring dengan sepeda motor. Teknologi ini tak perlu diragukan lagi karena keberadaannya sudah diakui oleh Kemenristek (Kementrian Riset dan Teknologi). Penemuan para mahasiswa berprestasi UM ini telah diuji tak berbahaya bagi kesehatan otak, sehingga dinyatakan aman dipakai. Baca : Saat tidur, otak masih sadar dan bisa berfikir
Helmcharg bertenaga surya / Youtube Syifaul Fuada

Colokan USB Helmcharg / Youtube Syifaul Fuada
Inovasi Helmcharg ini bermula dari sebuah PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang diketuai oleh Syifaul Fuada pada tahun 2013. Fuad dan dua temannya sengaja menggunakan Handphone untuk obyek penelitian karena menurutnya, Hp adalah benda yang penting untuk semua orang. Ditambah lagi fakta yang menyebutkan jika kebanyakan orang merasa terganggu saat mereka harus menggunakan hp di wilayah yang jauh dengan jangkauan listrik, Contohnya ketika berada dalam perjalanan.

Beberapa bahan yang harus disiapkan mereka untuk membuat Helmcharg adalah sel surya, powerbank, dan USB. Selanjutnya bahan-bahan itu dirakit hingga mendapatkan fungsi yang paling sempurna untuk diujicobakan.

Menurut sang ketua, Fuad, pertama kali membuat Helmcharg memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun setelahnya, Fuad dan tim hanya butuh waktu sekitar 2 jam untuk membuat Helmcharg.

Berkat inovasinya tersebut, Fuad sering diundang ke dalam beberapa kegiatan yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) dari Kementerian ESDM, maupun berbagai acara yang diadakan di beberapa universitas ternama di Indonesia. Selain itu, Helmcharg juga masuk dalam 106 innovator Indonesia versi Bussiness Innovation Center Kemenristek RI 2014.

Ditambahkan oleh Fuad, inovasinya itu sebenarnya masih berupa rancangan teknis. Namun, karena telah mendapatkan dukungan dari DIKTI, pada tahun 2015 ini, Helmcharg direncanakan akan mulai dibuat dalam skala lebih besar, sehingga dapat digunakan oleh masyarakat secara luas.
Hebat! Dalam 2 Jam, 3 Anak Muda ini Jadikan helm Sebagai Charger HP Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Melati Oktaviani
 

Top