Minggu, 12 Juli 2015

3 Cara Terbaik Meraih Lailatul Qadar yang Harus kamu Ketahui

Di bulan ramadhan ini, malam lailatul qadar adalah salah satu malam yang paling dinanti-nanti umat islam. Lailatul Qadar adalah malam yang sangat mulia. Bagaimana tidak, malam lailatul qadar lebih baik dari ibadah 1000 bulan atau 83 tahun. Oleh sebab itu, malam istimewa ini banyak diburu umat islam. Lailatul qadar selalu menjadi misteri tersendiri karena tanggal kedatangannya yang tak bisa dipastikan. Lantas, bagaimana cara memburu lailatul qadar agar mendapatkannya? Setidaknya ada 3 cara terbaik yang Insya Allah memudahkan kita untuk meraih malam lailatul qadar.
ilustrasi ibadah di malam lailatul qadar / puasa.my.id

3 Cara terbaik meraih Lailatul Qadar :

  1. Menghidupkan malam-malam ganjil pada 10 hari terakhir ramadhan dengan ibadah

    Sebagian besar para ulama sepakat lailatul qadar terjadi pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan. Yang berarti malam 21, 23, 25, 27 atau 29. Meski sepakat pada malam ganjil, namun para ulama tak menyepakati satu tanggal tertentu.

    Namun, berdasarkan pendapat sebagian ulama yang bermadzhab syafi’iyah, lailatul qadar ada di malam 21. Oleh karena itu, umat islam harus menghidupkan malam-malam ganjil pada 10 hari terahir dengan banyak ibadah. Lebih utama lagi jika beri’tikaf. Baca : Apakah i'tikaf itu? Ini Penjelasannya
  2. Menghidupkan 10 malam terakhir ramadhan dengan ibadah

    Seperti yang diketahui, mayoritas para ulama berpendapat jika lailatul qadar turun pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir ramadhan. Namun, seringkali di zaman sekarang terjadi perbedaan awal ramadhan. Karena awal ramadhannya berbeda, maka malam ganjilnya pun juga berbeda.

    Sementara sebagaian umat meyakini malam itu malam ganjil, sebagian umat yang lain meyakini malam itu adalah malam genap. Jadi, mengambil semua malam, baik itu ganjil maupun genap pada 10 hari terakhir ramadhan, berpeluang lebih besar meraih lailatul qadar.

    Sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah, istri beliau dan para sahabat beliau yang melakukan i’tikaf pada 10 hari terakhir. Tak hanya pada malam-malam ganjil. Dari Aisyah RA, “Tidak pernah aku lihat beliau (Nabi Muhammad SAW) lakukan ibadah pada malam hari sampai pagi harinya dan berpuasa selama 1 bulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan.” (HR. Muslim).

    Diriwayatkan dari sahabat Ali bin Abi Thalib, ia berkata: “Rasulullah SAW suka membangunkan keluarganya pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan,” (HR. Turmudzi). Baca : Ini ikhtiar para sahabat nabi untuk meraih lailatul qadar
  3. Menghidupkan seluruh malam ramadhan

    Meski sebagian besar ulama berpendapat bahwa lailatul qadar turun pada malam ganjil di 10 hari terakhir ramadhan, namun ada juga yang berpendapat jika kemungkinan lailatul qadar turun pada malam lain di bulan ramadhan.

    Jika begitu, maka cara terbaik meraih lailatul qadar adalah menghidupkan seluruh malam ramadhan dengan ibadah. Pelaksanaannya yaitu; Pada 20 malam pertama, hidupkanlah malam ramadhan dengan berbagai ibadah sunnah, minimal pada sepertiga malam terakhirnya. Lalu, pada 10 hari terakhir beri'tikaf sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Demikianlah cara-cara terbaik untuk meraih lailatul qadar di bulan ramadhan ini. Semoga kita bisa mendapatkannya, dan memperoleh berkah yang luar biasa dari Allah SWT. Aamiin.
3 Cara Terbaik Meraih Lailatul Qadar yang Harus kamu Ketahui Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Melati Oktaviani
 

Top