Kamis, 18 Juni 2015

Melalui Media Sosial, Kebiasaan Merokok pun Bisa Dihentikan

Semua orang juga tahu kalau merokok itu sangat merugikan kesehatan. Berbagai penyakit bisa timbul karena rokok, dari mulai paru-paru, kanker sampai gangguan kehamilan. Meski begitu, kebiasaan merokok seolah sangat sulit dihindari, meski tak sedikit pula yang mulai sadar akan keburukan merokok ini. Namun apa mau dikata, ketika tingkat ketergantungan terhadap rokok sudah tak bisa dilepas? Tapi tak lantas juga berputus asa. Jika kamu benar-benar ingin menghentikan kebiasaan merokok, kamu bisa coba melalui media sosial. Penasaran caranya?

Meski tak berada di dunia nyata, kenyataannya kekuatan media sosial sangatlah besar. Tengoklah ke belakang ketika kicauan di twitter mampu melengserkan kekuasaan di salah satu negara Timur Tengah.
Merokok, kebiasaan buruk yang harus dihindari / hdwallpapersfit.com
Tentu tidak hanya di bidang pemerintahan ataupun dunia politik saja, media sosial juga ampuh dalam membantu masalah kesehatan. Seperti yang terjadi di Kanada, media sosial terbukti mampu mengubah kebiasaan negatif, khususnya dalam kebiasaan merokok.  Baca : Meski tidak merokok, suara ibu ini hilang karena rokok.

Meski telah terjadi beberapa tahun lalu, berita ini masih layak untuk terus digencarkan, mengingat kebiasaan merokok yang semakin meningkat di berbagai kalangan bahkan anak kecil. Di tahun 2012 lalu, Canadian Cancer Society meluncurkan sebuah kampanye "Break It Off" sebagai upaya untuk memerangi kebiasaan merokok.
Aplikasi Break it Off / breakitoff.ca
Kampanye berhenti merokok ini sangat berbeda karena juga menyediakan layanan interaktif. Tak hanya promosi dalam beberapa media sosial saja, "Break It Off" juga menyediakan aplikasi yang bisa diunggah melalui smartphone. Baca : Cara membedakan smartphone asli dan palsu
Melalui aplikasi tersebut, orang-orang bisa secara aktif merekam proses perjuangan mereka untuk berhenti merokok. Yang bikin lebih semangat, setiap kemajuan yang telah diraih dari perjuangan mereka bisa dibagikan melalui Facebook. Bila menemui masalah, para penggunanya bisa menghubungi call center untuk curhat (fungsi layanan interaktif).

Setidaknya terdapat 32% dari pengguna aktif aplikasi itu dinyatakan berhasil berhenti merokok hanya dalam waktu 3 bulan. Cara ini dinilai lebih efektif dua kali lipat daripada cara-cara tradisional lainnya. Tertarik mencoba?
Melalui Media Sosial, Kebiasaan Merokok pun Bisa Dihentikan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Melati Oktaviani
 

Top