Kamis, 25 Juli 2013

Hukum Ziarah Kubur Pada Bulan Ramadhan

Pada prinsipnya, ziarah ke makam orang tua, keluarga, guru dan para ulama itu dapat dilaksanakan kapan saja, sebab inti dari ziarah ialah menebalkan keimanan seraya mengingat kematian. Hal itu tentu saja lebih baik ketimbang memikirkan dunia, kekayaan, uang, dan yang lainnya, yang tidak ada batasnya. Malah dikhawatirkan akan menjerumuskan manusia ke lembah kesengsaraan.

Oleh karena itu, ziarah di bulan suci ramadhan diperbolehkan. Sebab hal itu memang tak ada larangannnya. Karena itulah, banyak orang yang suka ziarah kubur saat bulan suci seperti ini, mengambil inisiatif alangkah indahnya jika dapat mengirim doa pada hari-hari yang penuh rahmat dan ampunan.
Ziarah kubur / rakyatmerdeka.co.id
Menurut Imam Harrawi dalam Syarh Shahih Muslim dalam penjelasan mengenai hari ziarah mengatakan : "Tidak ada hadist shahih yang menerangkan ketentuan hari untuk melakukan ziarah kubur, dan tidak ada pula pembataan berapa kali ziarah." 


Meskipun demikian, ada keterangan tentang keutamaan ziarah yang dilakukan pada hari jum'at, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda : "Siapa ziarah ke makam kedua orang tuanya atau salah satunya pada setiap hari jum'at, Allah akan mengampuni dosa-dosanya dan mencatat sebagai bakti dia kepada orang tuanya." (HR Hakim). Demikian pendapat KH. Munawwir Abdul Fattah, pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta.
Hukum Ziarah Kubur Pada Bulan Ramadhan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Melati Oktaviani
 

Top