Bagaimana Cara Membuat Ngobrol Jadi Asyik

Advertisements

Cara ini bisa diterapkan dalam bermacam situasi, bisa waktu ngobrol dengan klien, pacar, gebetan, teman. Pokonya pada siapa aja deh :D Dengan cara ini, kita bisa menghipnotis lawan bicara, karena kita menggunakan kata-kata yang mudah diterima oleh pikiran bawah sadar mereka. Kata-kata ini disebut magic word. Inilah beberapa di antara dari magic word itu :

  1. Gaya Bahasa. Kita harus bicara sesuai dengan latar belakang yang beragam. Bahasa yang kita sampaikan harus sesuai dengan daya pikir mereka. Rasulullah SAW bersabda : "Berbicaralah kalian kepada manusia sesuai dengan akal pikiran mereka."

  2. Positif. Hindari kalimat negasi seperti kata "jangan". Karena kata "jangan" itu justru memberi ide bagi yang mendengarkan. Kalau aku mengatakan "Jangan mengingat mantan pacar!", secara otomatis justru kita akan mengingat mantan pacar.

  3. Hindari kalimat bernada future. Ketika memberikan atau menerima komitmen, hindari kata-kata berikut : akan, mau, nanti, ingin, dan kata yang semakna dengan itu. Misal kamu berkata : "Baik, akan aku kerjakan," bisa berarti bisa nanti saja aku kerjakan atau justru belum tentu nanti aku kerjakan. Maka sebaiknya katakan, "Baik, aku laksanakan," sebagai bukti komitmen kamu.

  4. Tanpa basa basi (sederhana), tanpa analisa dan syarat. Hindari kata "kalau......maka......" Misal; "Kalau kamu serius, maka kamu dapat bonus". Kalimat ini seperti menyuruh orang untuk melakukan dua hal yang bertolak belakang secara bersamaan. Kalimat "serius bekerja" berarti susah, sementara kata "bonus" berarti senang. Tidak mungkin susah dan senang bisa dilakukan bersamaan. Karena itu, ganti kata "kalau" dengan kata "karena". Contoh : "karena kamu serius, maka kamu dapat bonus". Demikian juga dengan kata "tapi". Hindari penggunaan kata "tapi" lalu ganti dengan kata "dan". karena dua hal yang bertolak belakang tidak dapat dilakukan pada saat yang bersamaan. Karena itu, jadikan kalimat itu menjadi sebuah rangkaian kalimat yang berurutan.

  5. Hindari kata Why (mengapa). Contoh; "mengapa kamu telat?". Kata "mengapa" memerlukan jawaban yang luas dan bisa jadi dia berat untuk menyampaikannya. Maka kamu bisa mengganti dengan cara memecahnya menjadi spesifik, misal; "apa yang membuat kamu telat tadi?" "Bagaimana ceritanya?"
Mudah kan ;) kuncinya hanya pada permainan kata-kata (magic word) yang sebenarnya bermakna sama, tapi oleh alam bawah sadar kita, makna yang sama tersebut bisa diterjemahkan menjadi beda dengan persepsi yang mengikutinya. Selamat mencoba :)

Berlangganan artikel via email!

Follow us!

Kalau mau copas artikel "Bagaimana Cara Membuat Ngobrol Jadi Asyik" di atas, jangan lupa nyertain link sumbernya dari blog ini yach :) Hargailah karya blogger :)
Kalau kamu suka dengan artikel "Bagaimana Cara Membuat Ngobrol Jadi Asyik" di atas, kamu bisa membaginya dengan teman facebook, twitter ataupun teman online kamu yang lainnya. Caranya dengan menekan tombol di bawah ini.

Artikel Terkait Tentang Bagaimana Cara Membuat Ngobrol Jadi Asyik :

Komentar Untuk Bagaimana Cara Membuat Ngobrol Jadi Asyik

 

Share Everything - Copyright © 2007. All Rights Reserved - Bagaimana Cara Membuat Ngobrol Jadi Asyik