Contoh Sinopsis dan Skenarionya

Advertisements

Membuat sinopsis sangat berhubungan erat dengan tugas bahasa indonesia, pada postingan berikut, aku akan memberikan contoh sinopsis, lengkap dengan skenarionya, barangkali mau dimainin dalam drama sekolah, atau buat film mungkin. Atau kamu ingin bercita-cita jadi sutradara mungkin? Silakan simak di bawah ini. Semoga memberi inspirasri buat kamu..


ORANG MISKIN BOLEH BERMIMPI
Karya : mukhamad Ibnu x1
 
            Tiga anak yang terlahir dari keluarga  tidak mampu  JAKFAR,OZY,Dan ASEP  mereka ignin sukses dalam hidupnya.mereka tidak mau hidupnya menjadi anak-anak nakal yang hidupnya selalu menbuat orang lain susah.

            Pada suatu hari Jakfar, Ozi, dan Asep berdiskusi untuk membahas tentang keinginan mereka  untuk meneruskan sekolah kejenjang yang lebih tinggi yaitu SMA. Mereka bingung untuk menentukan ke sekolah mana karena keterbatasan biaya. Akhirnya mereka bertiga memutuskan untuk melanjutkan sekolah di MA Sunan Kalijaga yang biayanya relative ringan.

            Disisi lain, seorang cewek AFAUNA (MAF)  yang terlahir dari anak seorang guru. Dia juga bingung untuk mencari sekolah yang kualitasnya bagus. Kemudian ibunya YULISTINA  memberikan solusi untuk melanjutkan di MA Sunan Kalijaga karena di sana selain diajarkan tentang ilmu umum juga diajarkan ilmu agama.
            Akhirnya, Jakfar, Ozi, Asep, juga Maf bersekolah di MA Sunan Kalijaga. Hari-hari mereka di Sekolah sangat menyenangkan. Apalagi Maf sudah punya pacar yang bernama REMOND,dia adalah salah satu anggota geng dari JUMENO, MUSLIHUN, DAN EDI KUAT yang ditakuti oleh semua siswa di sekolah.

            Ketika bel masuk berbunyi, masih ada satu siswa yang terlambat dia adalah MUSLIMIN, dia gagap dan mata-mata dari Geng Remond. Kalau ada teman yang mendekati pacarnya Remond, dia selalu mengadukan ke Remond. Karena pacarnya Remond adalah cewek paling cantik di sekolah.

Saat Jakfar sedang membaca buku di perpustakaan, tiba-tiba Maf datang  dan langsung mendekati Jakfar. Telihat mata-mata Remond yang melihat Maf sedang ngobrol dengan Jakfar di perpustakaan Kemudian melaporkan  kepada Remond. Remond marah dan hanya memberi peringatan kepada Jakfar agar tidak mendekati Maf.

             Pelajaran matematika. BU EVI memberikan latihan soal di kelas jakfar, yang bisa mengerjakan hanyalah Jakfar. Diam-diam, Maf ternyata kagum dengan kepintaran Jakfar.

            Tiga bulan kemudian, ternyata Jakfar, Ozi, dan Asep belum pernah membayar uang SPP. Mereka bertiga dipanggil PAK ARIFIN di kantor untuk segera membayar SPP. Saat pulang sekolah, Jakfar, Ozi, dan Asep naik angkot untuk pulang ke rumah masing-masing. Ketika di dalam angkot, mereka bertiga diminta ongkos. Ternyata mereka bertiga tidak memiliki uang yang cukup untuk membayar angkot. Akhirnya mereka bertiga di suruh turun oleh kernet angkot tersebut. Dengan terpaksa, mereka bertiga harus berjalan kaki.
            Hari –hari berikutnya  ketika BU ILMA  mempresensi murid-murid, ternyata Jakfar, Ozi, dan Asep sudah tiga hari tidak berangkat ke sekolah karena malu belum bayar SPP. BU ILMA melaporkan ketidakhadiran ketiga anak tersebut ke Kepala Madrasah. Pak Kepala menyuruh kepada BU ILMA  untuk mengupayakan ketiga anak tersebut untuk masuk kembali karena ketiga anak tersebut memiliki prestasi yang cukup baik.
            Ozi, dan Asep mengadukan kepada orang tuanya kalau sudah tiga bulan belum bayar SPP. Sedangkan  jakfar mengadu kepada kakaknya, karena orang tua Jakfar sudah meninggal.

            Pada saat pulang sekolah, BU ILMA  menemui  Maf untuk mencari tahu kenapa Jakfar, Ozi dan Asep sudah tiga hari tidak masuk sekolah. Sepulang sekolah Maf bersama temannya KUARTI langsung mencari rumah Jakfar. Ternyata Jakfar sedang berada di belakang rumah untuk mencari pasir di pinggir kali. Maf dan Kuarti kemudian menghampiri Jakfar dan menyampaikan pesan dari BU ILMA untuk bersekolah lagi, dan berusaha membujuk Jakfar untuk kembali bersekolah.

            Keesokan harinya, Jakfar dan kawan-kawan kembali bersekolah seperti biasanya. Pada saat dia berjalan sambil membaca buku, dia tidak sengaja menabrak Maf. Bukunya jatuh berserakan dan mereka berdua saling mengambil buku mereka.

            Pada sela-sela jam pelajaran, OSIS  mengumumkan akan dilaksanakan Olimpiade Matematika di Jakarta,  OSIS  menyuruh supaya Jakfar mengikuti. Setelah OSIS keluar, Maf kembali menghampiri Jakfar. Saat itu Muslimin melihat dan melaporkan kejadian tersebut kepada Remond, saat Remond sedang berada di kelasnya. Remond  dan kawan-kawan termakan dengan omongannya Muslimin. Kemudian Remond dan kawan-kawan menghajar Jakfar habis-habisan di kamar mandi. Saat Remond sedang menghajar Jakfar, satpam sekolahan yang berniat akan  kekamar mandi mendengar terikan Jakfar dan melihat kalau Jakfar sedang dihajar oleh Remond. Satpam tersebut kemudian membawa Remon dan kawan-kawan  ke ruang kepala sekolah. Pak Kepala Sekolah berniat untuk mengeluarkan mereka bertiga karena kelakuan mereka sudah keterlaluan.

            Saat pulang sekolah, Remond dan Maf pulang bersama. Remond berbicara dengan Maf kalau dia  mau dikeluarkan dari sekolah. Remond meminta Maf untuk membantunya. Maf kebingungan.

            Hari berikutnya, pada saat OSIS dan Pembina OSIS membicarakan persiapan untuk pemberangkatan ke Jakarta, Asep dan Ozi masuk  memberitahukan bahwa Jakfar tidak bisa mengikuti Olimpiade ke Jakarta karena mendadak sakit. Pembina dan OSIS kebingungan dan akhirnya si Asep mengusulkan supaya Ozi yang menggantikan Jakfar.

            Beberapa hari setelah Olimpiade dilaksanakan, Bapak Kepala Sekolah mendapat surat bahwa Olimpiade di Jakarta dimenangkan oleh Ozi dari MA Sunan Kalijaga. Pak Kepala Madrasah menyampaikan  berita  gembira tersebut kepada semua siswa. Semua siswa MA Sunan Kalijaga memberikan ucapan selamat kepada Ozi, termasuk Maf.

            Saat istirahat, Maf mengejar Ozi dan mereka duduk berdua di samping sekolah. Maf meminta tolong Ozi untuk membantu Remond supaya Remond tidak jadi dikeluarkan dari sekolah. Ozi berfikir sejenak, dan mencoba untuk membantu.

            Di saat detik-detik Remond  akan dikeluarkan dari sekolahan, Ozi datang dan menyuruh Bapak Kepala Madrasah untuk membatalkan rencana tersebut. Akhirnya Bapak Kepala Madrasah  membatalkan rencana tersebut atas permohonan Ozi.

            Di saat jam istirahat, Maf, Ozi, Asep, dan Kuarti  berbicara dan bercanda di belakang sekolah. Dari kejauhan, muslimin melihat dan melaporkan kejadian tersebut  kepada Remond. Remond dan teman-teman  menghampiri Ozi. Tetapi anehnya, Remond tidak menghajar Ozi, malah meminta maaf kepada Ozi. Muslimin heran, dan Remond menjelaskan bahwa hubungan mereka sudah baik. Akhirnya mereka semua saling minta maaf dan kembali ke kelas masing-masing. Sebagai manusia kita jangan pernah takut untuk bermimpi karena mimpi yang diikuti dengan kesungguhan akan membawa kita menuju kesuksesan. 26TD2RTVSKVX

Untuk skenario dari sinopsis di atas, silakan liat di sini.

Dikirim oleh : M. Ibnu
Email           :
wisnu_adypratama@yahoo.com
HP              : 085740719007

Berlangganan artikel via email!

Follow us!

Kalau mau copas artikel "Contoh Sinopsis dan Skenarionya" di atas, jangan lupa nyertain link sumbernya dari blog ini yach :) Hargailah karya blogger :)
Kalau kamu suka dengan artikel "Contoh Sinopsis dan Skenarionya" di atas, kamu bisa membaginya dengan teman facebook, twitter ataupun teman online kamu yang lainnya. Caranya dengan menekan tombol di bawah ini.

Artikel Terkait Tentang Contoh Sinopsis dan Skenarionya :

Komentar Untuk Contoh Sinopsis dan Skenarionya

 

Share Everything - Copyright © 2007. All Rights Reserved - Contoh Sinopsis dan Skenarionya